Interaksi di Ekosistem Terumbu Karang Pantai Pangandaran

Pantai Pangandaran

Pantai pangandaran merupakan pantai yang berada di selatan Jawa barat, Ciamis  dengan letak astronomi antara 108°40′ BT dan 7°43′ LS. Topografi kawasan ini mulai dari landai sampai berbukit kecil dengan ketinggian tempat rata-rata 0 – 147 meter dari permukaan laut. Menurut klasifikasi Schmidt dan Ferguson, Pangandaran termasuk tipe iklim B dengan curah hujan rata-rata pertahun 3.196 mm, suhu udara antara

80 – 90%.

Pantai pangandaran memiliki berbagai macam ekosistem di antaranya

  • Ekosistem littoral, yang didominasi oleh rumput laut (Thalassia sp).
  • Ekosistem pantai, yang didominasi oleh Butun (Baringtonia asiatica), Ketapang

(Terminalia cattapa), Nyamplung (Callophylum inophylum), Pandan (Pandanus

rectorius) dan Waru laut (Hibiscus tiliaceus).

  • Ekosistem dataran rendah, yang didominasi oleh Laban (Vitex pubescens),

Marong (Cratoxylon formosum), Kisegel (Dilenia excelsa) dan

  • Ekosistem padang rumput, yang didominasi oleh Alang-alang (Impenata

cylindrica), Saliara (Lantena camara), Rumput teki (Kyllinga monocephala)

Pantai Pangandaran

Pangandaran ditumbuhi terumbu karang berikut ikan karang, rumput laut dan alga. Jenis-jenis tersebut antara lain : Acropora, Fungis sp, Favia sp, Oxypora, Chaetodon sp, Apolemichthys sp, Dasyllus sp. Berdasarkan hasil

pengamatan tahun 1998 tutupan terumbu karang terdiri dari karang batu (21,15%), Karang mati (42,65 %). Terumbu karang di Pangandaran banyak ditemui di Pantai bagian barat dan timur.

Kerusakan masif terumbu karang di Pangandaran dipengaruhi selain karena tsunami tetapi juga karena kerusakan alami akibat letusan Gunung Galunggung tahun 1982, akibat ulah manusia melalui pemanenan terumbu karang untuk suvenir, dan penangkapan ikan dengan metode peledakan maupun racun.

Terumbu Karang

Terumbu karang merupakan Ekosistem di dasar laut tropis yang dibangun terutama oleh biota laut penghasil kapur (CaCO3) khususnya jenis-­jenis karang batu dan alga berkapur, bersama-sama dengan biota yang hidup di dasar lainnya seperti jenis­-jenis moluska, crustasea, echinodermata, polikhaeta, porifera, dan tunikata serta biota-biota lain yang hidup bebas di perairan sekitarnya, termasuk jenis-jenis plankton dan jenis-jenis nekton.

Terumbu karang

Pertumbuhan terumbu karang dibatasi oleh beberapa faktor seperti suhu, salinitas, cahaya, kedalaman, gelombang dan arus. Fungsi dari terumbu karang sendiri adalah untuk tempat asuhan, mencari makan, dan pemijahan ikan.

Ekosistem terumbu karang di pangandaran banyak ditemukan di pantai sebelah barat dan timur. Pada ekosistem terumbu karang terjadi interaksi makan-memakan hingga terbentuklah jaring makanan. Berikut skema jaring makanan yang terjadi di ekosistem terumbu karang secara umum:

Jaring makanan 1


Jaring makanan 2

Dari gambar diatas dapat dilihat yang bertindak sebagai produsen karang batu adalah : alga makro, alga koralin, bakteri fotosintetik ——> kemudian dimakan oleh  konsumen seperti Ikan, EkhinodermataAnnelidaPolikhaeta,KrustaseaHolothuroideaMoluska, dll ——> Selanjutnya akan dimakan oleh predator seperti ikan besar, cumi-cumi, dan lain-lain ——> Proses terakhir adalah penguraian oleh detritus.

Komunitas ikan piscivor  seperti hiu, kerapu, kuwe, dan kakap tergolong sebagai top predator di ekosistem terumbu karang.

Daftar Pustaka

Disusun oleh :

Gusti Septiandin 230210080002

Nais Annisa 230210080026

Marine Ecology

Ilmu Kelautan UNPAD 2010

RIWAYAT HIDUP PENULIS

Lahir di Palembang pada tanggal 27 September 1991 pada hari jumat pukul 12.00 WIB, Gusti Septiandina nama yang diberikan kedua orang tua ku. Anak kesatu dari satu bersaudara, it means ANAK TUNGGAL🙂 Kata orang tua saya, dari kecil bakat tertulis saya sudah terlihat, semua perasaan yang saya rasakan akan saya cantumkan di tulisan berupa puisi, kalau mood saya sedang baik, satu hari saya bisa membuat 5-8 puisi. Saya juga hobby membaca, kalau untuk komik dari dulu sampai sekarang saya sangat menyukai komik detective conan, membaca komik itu seakan membawa kita kedalamnya, daya imajinasi yang tinggi diperlukan agar semakin terasa. Untuk sekarang, saya lebih suka membaca novel tentang pengembangan diri, ada satu buku yang sampai sekarang sangat berkesan untuk saya, yaitu 7 Habits Of Highly Effective People. Untuk olahraga sendiri saya lebih tertarik ke renang & bowling. Untuk jenjang pendidikan dr TK-SD-SMP-SMA saya selesaikan di Palembang. Terlintas di benak untuk jenjang perkuliahan saya memutuskan untuk merantau ke Bandung, berat memang harus berpisah dengan orang tua, tapi itu adalah suatu pilahan yang harus saya jalani demi menggapai cita-cita. Universitas Padjadjaran adalah pilihan yang tepat dan saya merasa bersyukur bisa melanjutkan studi di Program Studi Ilmu Kelautan UNPAD.

2 Tanggapan so far »

  1. 1

    Cuma mau ngasih tau aja gus,,

    bkinnya d tmapt categri marine ecology,
    jd ada foldernya gitu,,

    thanks . .


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: